Penaklukan Kota Makkah adalah salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam. Setelah bertahun-tahun kaum Quraisy memusuhi Nabi ﷺ dan para sahabat, akhirnya kaum Muslimin memasuki Makkah dengan penuh kedamaian.
Rasulullah ﷺ memimpin 10.000 pasukan, namun beliau tidak melakukan balas dendam. Justru beliau memberikan amnesti umum, bahkan terhadap orang-orang yang sebelumnya menyakitinya. Berhala-berhala di sekitar Ka’bah dihancurkan, dan kota Makkah kembali dimurnikan sebagai pusat tauhid.
Peristiwa ini menunjukkan akhlak mulia Rasulullah ﷺ: kemenangan diraih tanpa kekerasan, tetapi dengan kasih sayang dan pemaafan.